Revitalisasi Kearifan Lokal sebagai Media Pendidikan Literasi Lingkungan Berbasis Sosial Budaya Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.1234/jiur.v1i1.72Kata Kunci:
Kearifan lokal, literasi lingkungan, budaya, partisipatif, pendidikan transformatifAbstrak
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk merevitalisasi kearifan lokal sebagai media pendidikan literasi lingkungan berbasis sosial budaya masyarakat di Desa Oelolot, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Tantangan utama yang dihadapi dalam pelestarian lingkungan dewasa ini adalah rendahnya kesadaran ekologis masyarakat, terutama generasi muda, yang semakin jauh dari nilai-nilai budaya lokal. Padahal, masyarakat tradisional Indonesia memiliki sistem pengetahuan lokal yang terbukti efektif dalam menjaga keseimbangan alam secara berkelanjutan. PKM ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan kultural melalui tahapan identifikasi kearifan lokal, pengembangan media edukatif, pelatihan, serta sosialisasi dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat beragam bentuk kearifan lokal seperti larangan adat penebangan pohon, pengelolaan sumber daya air kolektif, dan ritus ekologis yang masih hidup di masyarakat. Melalui pelatihan dan media visual (modul, poster, video), terjadi peningkatan pemahaman dan motivasi peserta dalam menjaga lingkungan. Sebanyak 82% peserta mengalami peningkatan pemahaman, dan 76% merasa termotivasi menerapkan nilai-nilai adat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga berhasil membentuk komunitas literasi lingkungan “Hijau Budaya” yang beranggotakan pemuda dan pendidik lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pendidikan lingkungan mampu menyentuh aspek kognitif, afektif, dan sosial budaya masyarakat secara lebih mendalam. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan dan keberlanjutan program agar pendekatan ini menjadi model edukasi lingkungan yang relevan dan kontekstual bagi masyarakat lokal di era modern.
Referensi
Arifin, Z., & Nugroho, A. (2020). Revitalisasi Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam di Indonesia. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 21(2), 145-160. https://doi.org/10.22146/jlp.51234
Hidayat, R., & Sari, L. P. (2019). Pendidikan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Pelestarian Alam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 24(3), 231-243.
Kusuma, D., & Hartono, T. (2021). Peran Literasi Lingkungan dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat terhadap Pengelolaan Lingkungan Berbasis Budaya Lokal. Jurnal Sosial Budaya, 15(1), 78-90.
Lestari, M., & Prasetyo, B. (2018). Kearifan Lokal dan Pendidikan Lingkungan Hidup: Studi Kasus di Daerah Pedesaan Jawa Tengah. Jurnal Antropologi Indonesia, 40(1), 45-57.
Nugraha, A., & Wulandari, S. (2022). Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Pendidikan Lingkungan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 27(1), 110-124.
Pramono, E., & Setiawan, H. (2023). Pendekatan Partisipatif dalam Revitalisasi Kearifan Lokal untuk Pendidikan Lingkungan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 99-112.
Rahman, F., & Santoso, P. (2017). Literasi Lingkungan Berbasis Sosial Budaya sebagai Upaya Konservasi di Masyarakat Adat. Jurnal Konservasi Alam dan Lingkungan, 18(3), 150-161.
Sari, N. P., & Hendra, M. (2019). Peran Komunitas dalam Revitalisasi Tradisi Lokal sebagai Media Pendidikan Lingkungan. Jurnal Komunitas dan Budaya, 9(2), 67-79.
Wicaksono, A., & Dewi, R. (2020). Pengembangan Modul Pendidikan Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 12-25.
Yuliani, D., & Firdaus, M. (2021). Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan: Studi di Komunitas Adat di Sulawesi. Jurnal Studi Budaya, 22(1), 88-102.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
