http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/issue/feed JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE 2026-02-23T17:35:40-08:00 Unstar Rote univnusalontar53@gmail.com Open Journal Systems <p>Publikasi menjadi sangat penting dalam menuangkan hasil penelitian. Hasil penelitian diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, secara umum manfaat secara langsung belum bisa dirasakan. Sering sekali harus dilakukan berkelanjutan untuk memperoleh manfaat langsung bagi masyarakat. Penelitian berkelanjutan tentu saja tidak hanya dilakukan oleh peneliti itu sendiri tapi juga peneliti lain di instansi lain dan bahkan di Negara lain. Penelitian berulang yang dilakukan oleh peneliti berbeda karena saling tidak tahu tentunya tidak diinginkan karena akan menyia-nyiakan sumber daya. Oleh karena itu, diseminasi hasil penelitian menjadi suatu hal yang sangat penting. Mengingat pentingnya hal tersebut, Bagian Publikasi Universitas Nusa Lontar Rote mengelola jurnal Ilmiah Unstar Rote, yang berfungsi sebagai media publikasi hasil penelitian baik dari kalangan Universitas Nusa Lontar Rote maupun peneliti. Jurnal yang dikelola Bagian Publikasi Universitas Nusa Lontar Rote dengan demikian terbuka bagi umum.</p> http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/91 Persepsi Masyarakat terhadap Kepemimpinan Kepala Desa Lenguselu dalam Penyelesaian Konflik Tanah 2026-02-23T17:35:40-08:00 Daniel Babu danielb4bu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa dalam penyelesaian konflik tanah di Desa Lenguselu, Kecamatan Rote Selatan. Konflik pertanahan di desa ini muncul akibat batas tanah yang tidak jelas, pewarisan tanpa dokumen resmi, serta penggunaan lahan tanpa prosedur musyawarah. Kondisi tersebut menuntut kepala desa berperan sebagai mediator yang mampu menjaga keseimbangan antara hukum adat dan hukum formal. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif eksploratif. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kuesioner kepada 30 responden, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen desa dan literatur terkait. Analisis data dilakukan secara kualitatif tematik dan kuantitatif deskriptif menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kepemimpinan kepala desa berada pada kategori sangat tinggi. Masyarakat menilai kepala desa memiliki kemampuan mediasi yang baik, bersikap adil dalam pengambilan keputusan, serta melibatkan tokoh adat dan warga dalam proses penyelesaian konflik. Persepsi positif juga dipengaruhi oleh kedekatan sosial pemimpin dengan masyarakat dan kesesuaian kebijakan dengan nilai adat. Namun demikian, transparansi informasi dan dokumentasi keputusan masih perlu ditingkatkan agar kepercayaan publik semakin kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi masyarakat yang positif berperan penting dalam mendukung efektivitas kepemimpinan desa. Kepemimpinan yang partisipatif, komunikatif, dan berbasis kearifan lokal mampu memperkuat legitimasi sosial serta menjaga harmoni masyarakat. Implikasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan transparansi, sosialisasi kebijakan, dan penguatan dokumentasi pertanahan untuk mencegah konflik di masa depan.</p> 2026-02-23T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/87 PENGARUH KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DIJATUHI SANKSI HUKUMAN DISIPLIN PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN ROTE NDAO 2026-01-07T17:06:29-08:00 Canisius Ibu siuscansi@gmail.com <p style="text-align: justify;">Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lalai dalam melaksanakan tugas, seperti tidak menjalankan pekerjaan yang dibebankan tanpa alasan yang sah atau meninggalkan tugas tanpa pemberitahuan, akan dikenai sanksi hukuman disiplin. Hukuman disiplin ringan meliputi teguran lisan, teguran tertulis, dan pernyataan tidak puas secara tertulis. Sementara itu, pelanggaran berupa tidak masuk kerja atau tidak melaksanakan tugas tepat waktu dapat dikenai hukuman disiplin sedang, seperti penundaan kenaikan gaji berkala dan penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun. Pemberian sanksi disiplin diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja PNS. Rumusan masalah penelitian ini adalah sejauhmana pengaruh penjatuhan sanksi hukuman disiplin terhadap kinerja PNS. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja PNS yang dijatuhi sanksi disiplin serta pengaruh sanksi tersebut terhadap kinerja PNS di Sekretariat Daerah Kabupaten Rote Ndao. Menurut Ridwan dan Engkos Ahmad Kuncoro (2007), kinerja merupakan tingkat keberhasilan seseorang dalam melaksanakan tugas selama periode tertentu. Disiplin PNS diartikan sebagai kesanggupan untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan sesuai peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 PNS yang dijatuhi sanksi, sebagian besar menerima hukuman disiplin ringan, sedangkan hukuman disiplin berat hanya dialami oleh dua orang. Mayoritas PNS, baik yang pernah maupun yang belum menerima sanksi, tidak menyetujui penerapan hukuman disiplin karena dianggap kurang adil dan tidak sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Dari sisi kinerja, sebagian besar PNS belum memiliki target waktu kerja yang jelas, sehingga pekerjaan sering terlambat dan hasil kerja belum optimal. Kondisi ini menyebabkan tingkat kepuasan dan kepercayaan diri PNS terhadap kinerjanya masih tergolong rendah.</p> 2025-12-30T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/85 Akulturasi Budaya Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Masyarakat Desa Batutua Rote Ndao 2026-01-05T17:06:32-08:00 M. Furqan muhammadfurqan9292@gmail.com <p style="text-align: justify;">Indonesia memiliki keragaman budaya dan agama yang kaya, salah satunya tercermin dalam interaksi antara Islam dan budaya lokal. Desa Batutua, Kabupaten Rote Ndao, menjadi salah satu contoh wilayah yang menunjukkan dinamika akulturasi antara kedua unsur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk akulturasi budaya Islam dan budaya lokal dalam tradisi masyarakat Batutua, serta memahami makna simbolik dan nilai keagamaan yang terkandung dalam praktik budaya tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif kajian budaya. Subjek penelitian terdiri atas tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan anggota masyarakat yang terlibat langsung dalam tradisi adat dan kegiatan keagamaan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akulturasi budaya Islam dan budaya lokal berlangsung secara selektif dan adaptif. Bentuk akulturasi terlihat dalam arsitektur Masjid Nurul Iman, ritual kelahiran Keu Laka, prosesi perkawinan, tradisi kematian, dan budaya kumpul keluarga. Nilai keagamaan Islam tidak menghilangkan adat, melainkan memberikan legitimasi moral dan spiritual, sementara tradisi lokal tetap mempertahankan identitas dan simbol kulturalnya. Akulturasi ini juga memperkuat solidaritas sosial dan transmisi nilai antar-generasi. Kesimpulannya, akulturasi budaya Islam dan budaya lokal di Batutua merupakan strategi budaya yang memungkinkan terciptanya harmoni antara adat dan agama, menjaga kesinambungan tradisi, sekaligus memperkaya makna spiritual dalam kehidupan masyarakat.</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/81 PENGARUH VOLUME KERJA DAN PENDAPATAN TERHADAP TABUNGAN KELUARGA DI KELURAHAN METINA KECAMATAN LOBALAIN KABUPATEN ROTE NDAO 2025-12-03T01:27:52-08:00 Jenny Tanesib jennytanesib@gmail.com <p style="text-align: justify;">Rendahnya tingkat tabungan keluarga di Kelurahan Metina diduga disebabkan oleh volume kerja yang terbatas serta tingginya pengeluaran rumah tangga yang mengurangi alokasi pendapatan untuk menabung. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume kerja terhadap pendapatan dan pengaruh pendapatan terhadap tabungan keluarga di Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini menggunakan volume kerja sebagai variabel independen, pendapatan sebagai variabel antara, pengeluaran rumah tangga sebagai variabel moderator, dan tabungan keluarga sebagai variabel dependen. Hipotesis yang diuji adalah bahwa volume kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap tabungan keluarga. Sampel penelitian terdiri dari 41 responden yang diperoleh melalui metode wawancara dan kuesioner. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara manual menggunakan metode statistik regresi sederhana untuk mengetahui besarnya pengaruh antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume kerja berpengaruh signifikan terhadap pendapatan keluarga dengan kontribusi sebesar 58,02%. Artinya, semakin banyak jenis dan jumlah pekerjaan yang dilakukan, semakin besar pendapatan yang diperoleh. Selanjutnya, pendapatan juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap tabungan keluarga dengan kontribusi sebesar 66,99%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pendapatan yang diterima, meskipun dipengaruhi oleh pengeluaran rumah tangga, semakin besar pula tabungan yang dapat dihimpun oleh setiap keluarga. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar masyarakat meningkatkan produktivitas kerja dan mengelola pengeluaran secara lebih efektif guna mendorong pertumbuhan tabungan keluarga secara berkelanjutan.</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/79 PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KUALITAS HASIL KERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN ROTE NDAO 2025-12-03T00:43:48-08:00 Meysias F. P. Dama menasdama.md@gmail.com <p>Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao dituntut untuk menghasilkan kinerja yang berkualitas. Namun, masih ditemukan pegawai yang menunjukkan hasil kerja belum sesuai dengan standar yang ditetapkan. Kondisi ini diduga disebabkan oleh rendahnya kompetensi yang dimiliki sebagian pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kualitas hasil kerja pegawai serta besarnya kontribusi kompetensi dalam meningkatkan kualitas kinerja. Penelitian ini menggunakan kompetensi pegawai sebagai variabel independen dan kualitas hasil kerja sebagai variabel dependen. Hipotesis yang diuji dalam penelitian ini adalah bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja.Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data dari 25 ASN melalui sumber data primer dan sekunder. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik regresi linear sederhana yang dilakukan secara manual. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pegawai berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil kerja. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 11,39 yang lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,07, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Artinya, semakin tinggi kompetensi yang dimiliki pegawai, semakin baik pula kualitas hasil kerja yang dihasilkan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kompetensi memberikan kontribusi sebesar 85% terhadap kualitas hasil kerja pegawai. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar kompetensi pegawai yang masih rendah ditingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan, baik formal maupun nonformal, guna meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/88 Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Rote Ndao Berdasarkan Rasio Keuangan Daerah Tahun 2020–2024 2026-01-21T20:46:46-08:00 MARGARETA LOLU m4rl0sumb4@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan daerah Kabupaten Rote Ndao selama periode 2020–2024 dengan menggunakan pendekatan rasio keuangan daerah. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Metode analisis meliputi rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), rasio efisiensi belanja daerah, serta rasio keserasian belanja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian keuangan daerah Kabupaten Rote Ndao masih berada pada kategori rendah dan sangat bergantung pada dana transfer pemerintah pusat. Meskipun demikian, efektivitas PAD menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan pada dua tahun terakhir. Dari sisi belanja, pengelolaan keuangan daerah relatif efisien, namun struktur belanja masih didominasi oleh belanja operasional sehingga ruang fiskal untuk pembangunan jangka panjang masih terbatas.</p> 2026-01-25T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/86 ANALISIS PENGARUH FAKTOR LINGKUNGAN INTERNAL TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) KIOS DI KECAMATAN ROTE SELATAN KABUPATEN ROTE NDAO 2026-01-06T02:58:17-08:00 Eflin Sanu susanaeflinsanu@gmail.com <p>Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan merupakan sektor usaha yang berperan penting dalam mendorong perekonomian lokal. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa masih banyak kios menghadapi hambatan dalam mengembangkan usahanya, baik dari aspek manajemen usaha, kualitas sumber daya manusia, keterbatasan modal, maupun strategi pemasaran. Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan usaha, pendapatan, belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan internal terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios di Kecamatan Rote Selatan, baik secara parsial maupun simultan.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian terdiri dari 50 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, dan sampel sebanyak 44 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel independen meliputi manajemen usaha, sumber daya manusia, modal usaha, dan strategi pemasaran, sedangkan variabel dependen adalah keberhasilan UMKM kios yang diukur melalui pertumbuhan pendapatan, dan ekspansi usaha,. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios. Secara simultan, faktor lingkungan internal juga berpengaruh signifikan dengan nilai p.sig = 0,000 &lt; 0,05. Nilai koefisien determinasi Adjusted R Square sebesar 0,626 menunjukkan bahwa faktor lingkungan internal memberikan kontribusi sebesar 62,60% terhadap keberhasilan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kios, sedangkan 37,40% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/84 FACTORS INFLUENCING STUDENTS’ GRAMMAR AND PRONUNCIATION ABILITY IN NUSA LONTAR HIGH SCHOOL (SMA NUSA LONTAR) 2025-12-24T18:30:06-08:00 Richarda Nuryati Damut goricharda@yahoo.com <p>ABSTRACT</p> <p>&nbsp;</p> <p>This research, entitled <em>Factors Influencing Students’ Grammar and Pronunciation Ability in Nusa Lontar Senior High School (SMA Nusa Lontar)</em> aims to investigate the factors behind students’ low performance in grammar and pronunciation. The study focuses on identifying the reasons that contribute to these difficulties among Grade XI students. Using a qualitative descriptive approach and a case study design, data were collected through classroom observation, interviews, and documentation. The findings reveal that several factors influence the students’ low ability, including limited exposure to English, lack of practice, insufficient understanding of grammatical rules, lack of motivation in spending more time in studying English, and students’ low confidence in speaking. To face these challenges, the teacher develops some learning methods such as making more sentences to understand the contextual use of tenses, spending more time to learn about tenses, study how to pronounce words correctly and repeat the pronouncing, motivate the students more both in studying the grammar and pronunciation. From the results and discussion, the writer concludes that improving learning strategies, providing more speaking opportunities, and increasing students’ motivation can help enhance their grammar and pronunciation abilities.</p> <p>Key words: grammar, pronunciation, ability, English, students, senior high school</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/80 ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA PADA PETANI RUMPUT LAUT DI DESA OELUA KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO 2025-12-03T01:11:48-08:00 Jenny Tanesib jennytanesib@gmail.com <p style="text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;">Perencanaan laba telah dilakukan oleh sebagian besar petani rumput laut, namun tidak semua menerapkannya berdasarkan analisis <em>Break Even Point</em> (BEP). Akibatnya, perencanaan keuntungan sering dilakukan tanpa dasar perhitungan keuangan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase BEP, volume produksi pada tingkat BEP, serta nilai penjualan pada tingkat BEP yang dicapai petani rumput laut di Desa Oelua, Kecamatan Rote Barat Laut.Variabel penelitian meliputi <em>Break Even Point</em> dan perencanaan laba. Data dikumpulkan dari 30 petani rumput laut melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dengan metode BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase BEP yang dicapai petani sebesar 20,48%, sehingga masih terdapat peluang keuntungan sebesar 79,52% di atas titik impas. Volume penjualan rata-rata rumput laut per bulan sebesar 180 kg, sedangkan titik impas tercapai pada penjualan 37,69 kg, sehingga terdapat potensi keuntungan sebesar 142,31 kg di atas BEP. Dari sisi nilai penjualan, rata-rata pendapatan bulanan petani sebesar Rp3.416.833, sedangkan titik impas dicapai pada Rp716.110, sehingga peluang keuntungan di atas BEP mencapai Rp2.700.723. Meskipun para petani telah melakukan perencanaan penjualan dan laba, penerapan BEP sebagai dasar perencanaan belum dilakukan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dalam analisis keuangan. Oleh karena itu, disarankan agar petani diberikan pelatihan tentang analisis BEP guna meningkatkan kemampuan perencanaan laba secara lebih efektif dan berkelanjutan.</p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE http://jurnal.unstarrote.ac.id/index.php/unstar_rote/article/view/77 ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN REORDER POINT DAN ECONOMIC ORDER QUANTITY PADA USAHA TEMPE TAHU FIKTORY FAITH DI DESA BUSALANGGA TIMUR KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO 2025-12-03T00:25:40-08:00 Meysias F. P. Dama menasdama.md@gmail.com <p>Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah pemilik usaha Tempe Tahu Fiktory Faith belum mengatur persediaan bahan baku kacang kedelai berdasarkan perhitungan ekonomis yang tepat, melainkan hanya berdasarkan kebiasaan pembelian dan ketersediaan modal kerja. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidakefisienan dalam pengelolaan persediaan dan mengganggu kelancaran proses produksi. Masalah penelitian dirumuskan untuk mengetahui besarnya <em>Reorder Point</em> (ROP) dan <em>Economic Order Quantity</em> (EOQ) pada Usaha Tempe Tahu Fiktory Faith di Desa Busalangga Timur, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Tujuan penelitian ini adalah menentukan nilai ROP dan EOQ yang optimal setiap tahun agar pengelolaan persediaan menjadi lebih efisien. Penelitian menggunakan data sekunder time series selama tiga tahun (2020–2024) berupa laporan laba rugi dan neraca. Data dianalisis dengan teknik analisis keuangan menggunakan metode ROP dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROP bersifat konstan sebesar 300 kilogram dengan <em>lead time</em> tiga hari dan kebutuhan harian 100 kilogram. Artinya, pemesanan kembali harus dilakukan ketika persediaan tersisa 300 kilogram agar produksi tidak terhenti. Rata-rata jumlah pembelian paling ekonomis (EOQ) adalah 1.328 kilogram per pesanan dengan frekuensi pembelian ideal sebanyak 23 kali per tahun. Total biaya pembelian paling efisien rata-rata mencapai Rp246.202.600 per tahun. Disarankan agar pemilik usaha konsisten melakukan pemesanan kembali saat persediaan mencapai 300 kilogram dengan frekuensi pembelian 23 kali dalam setahun agar operasional lebih efisien dan berkelanjutan.</p> <p><em>&nbsp;</em></p> 2026-01-07T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE