S, Yati THE UTTERANCES IN TRADITIONAL WEDDING PROPOSAL CEREMONY IN KABALIDANA VILLAGE SOUTH WEST SUMBA REGENCY

Penulis

  • unstar Rote UNIVERSITAS NUSA LONTAR ROTE

DOI:

https://doi.org/10.1234/jiur.v1i1.12

Kata Kunci:

Budaya, Makna konotasi, Peminangan, Tuturan, Tradisi dan Upaacra

Abstrak

Budaya adalah sebuah  pikiran  manusia yang diproduksi, digambarkan, disebarkan dan diteruskan melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna konotasi serta fungsi tuturan yang digunakan pada upacara peminangan di desa Kabalidana . Metode yang digunakan  adalah deskriptif  kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Kabalidana kecamatan Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya. Data diperoleh melalui wawancara. Berdasarkan hasil analisa  diketahui bahwa ada 7 makna konotasi pada upacara peminangan di desa Kabalidana yaitu pertama, ”wine pare” yang bermakna konotasi “gadis muda” yang kedua “ manu” yang bermakna konotasi “ babi” yang ketiga adalah “ omagu” yang bermakna konotasi“ laki-laki” keempat “ kaleba” yang bermakna konotasi “ pakian” kelima “ kettena katonga” yang bermakna konotasi “ ikatan” keenam “ bongga” yang bermakna konotasi“ anjing “ dan terakhir “ numbu” yang bermakna konotasi “ tombak”. fungsi dari “ tua wine pare” adalah sebagai kegiatan peminangan calon pengantin perempuan, sementara fungsi “ kettena katonga” adalah kedua calon mempelai sudah ada ikatan, bahwa tidak ada yang mengganggu hubungan mereka dan terakhir adalah  fungsi “ paburru mawinne” adalah mempelai wanita sudah sah menjadi istri yang baik bagi keluarga laki-laki.

Referensi

Brooks N (1986) Culture in the classroom. In JM Valdes (ed) Culture bound: bridging the cultural gap in language teaching.

Duranti, Alessandro (2003). "Language as Culture in U.S. Anthropology: Three Paradigms". Current Anthropology.

Duranti, Alessandro (1997). Linguistic Anthropology. Cambridge: Cambridge University Press.

Hantrais L (1989) The undergraduate’s to studying languages. London: Centre for information of Language Teaching and Research.

Krech David, Richard S Crutchfield and Egerton L Ballachey (1962). individual in society, of social psychology (McGraw-Hill) New York.

Leech, Geoffrey.1981. Semantic, The study of Meaning Harmondsworth: Penguin Books

Koentjaraninggrat (Ed). (1985), Man and Culture Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Koentjaraninggrat. 1981. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: PT Gramedia.

Palmer, G. B. 1996. Toward a Theory of Cultural Linguistics. Austin: University of Texas Press.

Tylor, E.B., (1871) primitive culture, London: Jonh Murray Albermarle street.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-02-05

Cara Mengutip

Rote, unstar. (2021). S, Yati THE UTTERANCES IN TRADITIONAL WEDDING PROPOSAL CEREMONY IN KABALIDANA VILLAGE SOUTH WEST SUMBA REGENCY. JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE, 1(1). https://doi.org/10.1234/jiur.v1i1.12

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 > >>