Makna Simbolis Gong Rote dalam Tarian foti di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur

Penulis

  • M Furqan Universitas Nusa Lontar Rote

DOI:

https://doi.org/10.1234/jiur.v3i1.48

Kata Kunci:

Gong Rote, Foti, Simbolis, Makna

Abstrak

Penelitian ini memiliki tujuan untuk memahami makna simbolis Gong Rote dalam tarian foti. Tarian Foti adalah sejenis tarian tradisional yang bermula dari pulau Rote Ndao di wilayah Nusa Tenggara Timur. Tarian ini dipentaskan oleh seorang penari laki-laki yang menunjukkan gerakan yang menarik dan penuh semangat. Tarian foti sering dipertunjukkan di berbagai kegiatan budaya maupun upacara adat di masyarakat Pulau Rote Ndao. Penelitian ini mengefektifkan metode penelitian kualitatif, di mana proses pengumpulan informasi dilakukan secara mendetail dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informasi penelitian dikumpulkan melalui penggunaan berbagai metode seperti pengamatan, wawancara, pengumpulan dokumen, serta kegiatan rekaman dan transkripsi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Gong Rote memiliki variasi bentuk musik ritmik yang terdiri dari beberapa elemen irama seperti ketukan, aksen, dan pola. Arti simbolis yang dimiliki oleh bentuk musik ritmik Gong Rote dalam tarian foti adalah sebagai representasi semangat, kelincahan, kekuatan, dan juga identitas dari masyarakat. Gong Rote menjadi lambang yang menggambarkan arti keluarga bagi masyarakat, mendorong mereka untuk memperjuangkan kehidupan bersama baik di dalam keluarga maupun dengan orang lain.

Referensi

Aesijah, S. (2007). Kotekan, Makna Simbolik dan Ekspresi Musik. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 1–9. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/harmonia/article/viewFile/774/706

Ahmadi, W. L. (2012). Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif Koorporatif Musik Ritmis Berbasis Multi Media di SMA Negeri 3 Pati. Catharsis: Journal Of Arts Education, Vol 1 No., 1–5. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/catharsis/article/view/858

Andre Z. Soh, & Indrayana, M. N. D. K. (2008). Rote Ndao Mutiara dari Selatan (N. K. S. Hendrowinoto & H. Indijati (eds.); Cetakan 1:). Yayasan Kelopak (Kelompok Penggerak Aktivitas Kebudayaan).

Firmansyah. (2019). Aksiologi Musikal pada Pertunjukan Tarian Tradisional Linda dalam Ritual Adat Keagamaan Karia di Daerah Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts), 20 No. 3.

Haning, Paul. (2009). Sasandu (Ke-1). Cv. Kairos.

Kuswarno, E. (2007). Tradisi Fenomenologi pada Penelitian Komunikasi Kualitatif. UNPAD Library, 161–176.

Maryam, S. (2018). Studi Komparasi Emik Dan Etik Masyarakat Terhadap Menjamurnya Tayangan Drama Asing Di Indonesia: Kajian Antropologi Kontemporer. GENTA BAHTERA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Dan Kesastraan, 3(1), 91–105. https://doi.org/10.47269/gb.v3i1.8

Pebrianti, S. I. (2013). Makna Simbolik Tari Bedhaya Tunggal Jiwa. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, Vol 13 No, 1–12. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/harmonia/article/viewFile/2778/2829

Salim, A. (2010). Adaptasi Pola Ritme Dangdut Pada Ansambel Perkusi. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts), Vol 11 No, 106–123. https://doi.org/https://doi.org/10.24821/resital.v11i2.505

Sunarto. (2018). Bentuk dan Makna Gong Timor Dalam Upacara Ritual Tfua Ton di Napan. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts), Vol 19 No., 122–130. https://doi.org/https://doi.org/10.24821/resital.v19i3.3511

Wijaja, M. U. (2016). Makna simbolik pada Rumah Betang Suku Dayak Ngaju di Kalimantan Tengah. Dimensi Interior, Vol 14 No(https://ojs.petra.ac.id/ojsnew/index.php/int/issue/view/3306), 1–10. https://doi.org/10.9744/Interior.14.2.90-99

Wijayanto, B. (2015). Strategi Musikal dalam Ritual Pujian dan Penyembahan Gereja Kristen Kharismatik. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts), Vol 16 No., 125–140. https://journal.isi.ac.id/index.php/resital/article/viewFile/1678/450

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2024-08-12

Cara Mengutip

Furqan, M. (2024). Makna Simbolis Gong Rote dalam Tarian foti di Kabupaten Rote Ndao Nusa Tenggara Timur. JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE, 3(1). https://doi.org/10.1234/jiur.v3i1.48