PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.)
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) AIR KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.)
DOI:
https://doi.org/10.1234/jiur.v2i1.96Kata Kunci:
air kelapa, pupuk organik cair, tomat, pertumbuhan tanaman, produksi tanaman.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) air kelapa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Nusa Lontar pada bulan Juni sampai Agustus 2025 menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas P0 = kontrol, P1 = 100 ml POC air kelapa, P2 = 200 ml POC air kelapa, dan P3 = 300 ml POC air kelapa dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah buah, dan berat buah tomat. POC air kelapa diaplikasikan melalui penyiraman pada media tanam setiap satu minggu sekali. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC air kelapa berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Perlakuan P3 memberikan hasil terbaik dibandingkan perlakuan lainnya dengan rata-rata tinggi tanaman tertinggi, jumlah daun terbanyak, jumlah buah paling banyak, dan berat buah tertinggi. Kandungan unsur hara makro dan mikro serta zat pengatur tumbuh seperti sitokinin, auksin, dan giberelin pada air kelapa diduga mampu meningkatkan pembelahan sel, pertumbuhan vegetatif, dan pembentukan buah tanaman tomat. Selain itu, penggunaan pupuk organik cair air kelapa dapat meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertanian ramah lingkungan. Dengan demikian, air kelapa berpotensi digunakan sebagai alternatif pupuk organik cair untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat secara optimal.
Referensi
AAK. 1992. Budidaya Tanaman Tomat. Kanisius. Yogyakarta.
Gardner, F.P., Pearce, R.B., dan Mitchell, R.L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press. Jakarta.
Hadisuwito, S. 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Haryanto, E. 2007. Budidaya Tomat Modern. Penebar Swadaya. Jakarta.
Lingga, P., dan Marsono. 2013. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.
Nugroho, A. 2017. Nutrisi Tanaman dan Pemupukan. Universitas Brawijaya Press. Malang.
Rosmarkam, A., dan Yuwono, N.W. 2014. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius. Yogyakarta.
Salisbury, F.B., dan Ross, C.W. 1995. Fisiologi Tumbuhan. ITB Press. Bandung.
Sitompul, S.M., dan Guritno, B. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Sutedjo, M.M. 2002. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.
Sutanto, R. 2012. Penerapan Pertanian Organik. Kanisius. Yogyakarta.
Wahyudi. 2010. Teknik Budidaya Sayuran Organik. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Yusnita. 2004. Kultur Jaringan Tanaman. Universitas Lampung Press. Bandar Lampung.
##submission.additionalFiles##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
